Sangattapos.com
Berita Pemerintahan

Sekolah Lansia Perdana 2026 Kutim Resmi Dimulai, Komitmen Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

SANGATTAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui resmi memulai program Sekolah Lansia perdana pada 2026. Program nonformal ini memasuki tahap pendaftaran dan pembekalan peserta yang dipusatkan di Kecamatan Sangatta Utara.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B., menegaskan program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia (lansia), baik dari sisi kesehatan, mental, maupun spiritual.

“Kami melaksanakan pendaftaran dengan sistem jemput bola langsung ke desa, kelurahan, hingga tingkat RT agar seluruh lansia terdata dengan baik,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Hingga pertengahan Februari, sebanyak 189 lansia telah mendaftarkan diri. DPPKB menargetkan 200 peserta pada tahap awal pelaksanaan.

Peserta tersebar di empat titik. Sekolah Lansia Sekar Kedaton di Desa Sangatta Utara diikuti 60 peserta, Sekar Melati di Desa Swarga Bara 50 peserta, Bina Sehat di Desa Singa Gembara 32 peserta, serta Mawar di Kelurahan Teluk Lingga 47 peserta.

Sebagai tahap awal, DPPKB telah melakukan identifikasi, skrining kesehatan, dan pembekalan pada 11–13 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) serta tutor dari SPNF SKB Kutim.

Sekolah Lansia dirancang dengan kurikulum terstruktur, bukan sekadar pertemuan rutin. Peluncuran resmi nantinya dirangkai dengan Pilot Project Nasional “Akademi Kolaborasi Penanganan Kemiskinan dan Stunting” serta menjadi bagian inovasi proyek perubahan “Cap Jempol Stop Stunting”.

Program ini akan melibatkan pakar gizi, dokter spesialis, psikolog, serta tokoh agama lintas kepercayaan untuk pembinaan rohani. Seluruh pembiayaan bersumber dari APBD Kutim 2026 dan peserta tidak dipungut biaya.

Program berlangsung 12 kali pertemuan. Peserta dengan minimal 80 persen kehadiran akan diwisuda sebagai Lansia S1 (Standar Satu) dan memperoleh ijazah kelulusan. Pemerintah bahkan membuka peluang jenjang lanjutan hingga S3 (Standar Tiga).

“Harapannya, lansia Kutim tetap sehat, produktif, dan bahagia,” tutup Junaidi. (*)

Related posts

Pemkab Kutim Dorong SDM Konstruksi Bersertifikat dan Profesional

administrator

Semangat Merah Putih, Kebersamaan Menjelang HUT RI di Distrik Batom

administrator

Kutai Timur Padukan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Strategi Jitu Dongkrak Daerah

administrator