
SANGATTAPOS.COM – Luas wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu tantangan utama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) dalam menjaga kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Jarak antarkawasan membuat keberadaan pos dan armada menjadi faktor penting dalam menentukan waktu tempuh petugas menuju lokasi kejadian.
Saat ini Damkarmat Kutim memiliki armada yang masih terbatas. Namun, 26 armada harus melayani wilayah yang luas dan masih terdapat kawasan yang belum memiliki pos Damkarmat dibeberapa titik kecamatan.
Plt Kepala Damkarmat Kutim, Sugiyo, mengatakan kondisi geografis dan luas wilayah membuat pengembangan jaringan pelayanan menjadi kebutuhan penting.
“Wilayah kita luas. Kalau posnya jauh, tentu petugas membutuhkan waktu untuk sampai ke lokasi. Karena itu, penambahan pos menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan,” kata Sugiyo.
Rantau Pulung dan Teluk Pandan menjadi dua wilayah yang masih membutuhkan keberadaan pos pelayanan. Dengan belum adanya pos di wilayah tersebut, armada harus datang dari titik pelayanan lain ketika menerima laporan.
Dalam kondisi kebakaran, waktu menjadi faktor yang sangat penting. Petugas dituntut bergerak secepat mungkin untuk mencegah dampak kebakaran berkembang lebih luas.
Namun, menurut Sugiyo, peningkatan kecepatan respons tidak dapat hanya mengandalkan penambahan pos. Seluruh unsur pelayanan harus tersedia dan saling mendukung.
“Semua saling berkaitan. Pos harus ada, armada harus siap, personel cukup, peralatan tersedia dan operasional juga harus mendukung,” jelasnya.
Karena itu, penguatan pelayanan dilakukan melalui berbagai kebutuhan. Selain penambahan pos, Damkarmat masih membutuhkan peremajaan dan penambahan armada, pemenuhan personel serta pengadaan perlengkapan.
Pendekatan tersebut diperlukan agar setiap titik pelayanan memiliki kemampuan yang memadai ketika menerima laporan.
Dengan jaringan pos yang lebih dekat, kendaraan yang siap dan personel yang cukup, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan secara lebih cepat.
Pengembangan pelayanan Damkarmat pada akhirnya tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan internal organisasi. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan perlindungan dan keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Kutim. (Adv/Kominfo)
