Sangattapos.com
Berita Pemerintahan

Achmad Junaidi, Paparkan Delapan Jurus Pemerintah Tekan Angka Stunting

SANGATTAPOS – Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Acmad Junaidi B mengungkapkan memiliki delapan jurus pamungkas untuk menekan angka stunting dan keluarga berisiko. Jurus tersebut terintegrasi dalam 50 program unggulan Bupati yang berjalan hingga desa. Intervensinya mencakup sanitasi, air bersih, pendidikan, dan kesehatan.

“Semua jurus ini diarahkan agar tidak lahir generasi stunting baru,” ujar Kadis P2KB.

Menurutnya, stunting yang sudah terjadi hanya bisa ditangani dalam dua tahun. PMT dan vitamin menjadi solusi jangka pendek untuk balita yang sudah terdampak. Karena itu, fokus terbesar diarahkan pada pencegahan melalui keluarga.

“Pencegahan jauh lebih murah dan lebih efektif dibanding mengobati,” jelasnya.

Program pembangunan rumah layak huni dan rehabilitasi perumahan menjadi bagian dari strategi besar pemerintah. Rumah yang sehat sangat berpengaruh terhadap kondisi gizi dan kesehatan anak. Pembangunan sanitasi serta akses air bersih juga menjadi prioritas.

“Kita tidak bisa membesarkan anak sehat di lingkungan yang tidak sehat,” katanya.

Masalah kemiskinan ekstrem juga masuk dalam daftar jurus pemerintah. Program pemberdayaan ekonomi keluarga dilakukan melalui pelatihan dan pembukaan lapangan kerja. Bantuan sosial diberikan secara selektif untuk keluarga rentan.

“Kalau ekonomi keluarga kuat, risiko stunting pasti turun,” tegasnya.

Edukasi menjadi komponen penting dalam delapan jurus tersebut. Pemerintah menggandeng media dan lembaga pendidikan untuk memperkuat literasi kesehatan. Konten edukatif berbasis video semakin diperbanyak agar lebih mudah dipahami masyarakat.

“Kunci utamanya adalah kesadaran keluarga, bukan hanya program pemerintah,” ujarnya.

Kadis P2KB meyakini kolaborasi semua pihak mampu mempercepat penurunan stunting. Data menunjukkan peningkatan kinerja pemerintah dalam dua tahun terakhir. Kutai Timur kini berada pada posisi lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Kami tidak bicara program, tapi bicara hasil nyata untuk masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

Tejo Yuwono Dorong Modernisasi Tata Kelola Ormas Lewat Penerapan SIORMAS

Dhedy Al Kutimi

121 Pengurus PKS Kutim Angkat Sumpah

Dhedy Al Kutimi

TPPS Kutim Jemput Bola Stop Stunting, Rumah Tak Layak Huni dan Jarak Kelahiran Jadi Temuan

Dhedy Al Kutimi