
SANGATTAPOS – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur, Tejo Yuwono, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas wilayah, terutama menjelang tahun politik dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Ia menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan yang dihadiri berbagai unsur pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.
Tejo menjelaskan bahwa Kesbangpol terus memperkuat pemantauan dinamika sosial melalui koordinasi berjenjang dengan pemerintah kecamatan hingga desa. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kami ingin memastikan suasana kondusif terjaga. Semua pihak harus bergerak bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat,” tegas Tejo. Ia menyebut bahwa perhatian terhadap isu intoleransi, penyebaran hoaks, serta gesekan akibat perbedaan pandangan politik harus diperkuat dengan edukasi dan komunikasi terbuka.
Selain itu, Kesbangpol Kutim juga mendorong peningkatan peran forum-forum kewaspadaan dini dan organisasi kemasyarakatan. Tejo menilai, kehadiran para pemangku kepentingan di kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama menjaga ketertiban wilayah demi memperkuat pembangunan di Kutim.
Ia berharap seluruh unsur pemerintahan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat sehingga kesadaran kolektif makin menguat.
“Tujuan kita satu, yaitu menjaga Kutim tetap aman, damai, dan produktif,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tejo juga mengapresiasi dukungan yang diberikan berbagai pihak, termasuk lembaga adat, pemuda, dan jajaran forkopimda, yang selama ini menunjukkan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan daerah secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi. (Adv)
