
SANGATTAPOS.COM – Kesiapan layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi persoalan keterbatasan sumber daya manusia. Sejumlah pos pemadam belum memiliki kekuatan anggota sesuai formasi ideal, sehingga pembagian tugas saat menghadapi kebakaran maupun kondisi darurat menjadi tantangan tersendiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim, Sugiyo, mengungkapkan satu regu idealnya diperkuat sekitar tujuh hingga delapan orang. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih ada pos yang hanya memiliki tiga sampai empat anggota.
“Kalau idealnya satu regu itu sekitar tujuh sampai delapan orang. Tetapi di beberapa pos kita masih ada yang hanya tiga sampai empat personel,” ujar Sugiyo.
Keterbatasan tersebut menjadi persoalan ketika petugas harus menangani kejadian yang membutuhkan pembagian tugas secara cepat. Operasi pemadaman tidak hanya mengandalkan petugas yang mengarahkan selang dan mengendalikan sumber air, tetapi juga membutuhkan anggota yang menjalankan fungsi operasional, pengamanan hingga penyelamatan.
Situasi semakin kompleks apabila kejadian berlangsung di lokasi yang membutuhkan penanganan lebih banyak tenaga. Di sisi lain, setiap pos tetap harus mempertahankan kesiapsiagaan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti ketika laporan baru masuk.
Sugiyo menegaskan penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan Damkarmat. Penambahan anggota diperlukan agar kekuatan setiap pos lebih proporsional dan tugas di lapangan dapat dibagi sesuai fungsi masing-masing.
“Personel sangat menentukan. Kami berharap kebutuhan anggota bisa dipenuhi sehingga setiap pos memiliki kekuatan regu yang lebih ideal,” katanya.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan keselamatan petugas. Dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan, anggota bekerja dalam situasi yang penuh risiko sehingga kekuatan tim menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga koordinasi sekaligus mengantisipasi kondisi darurat di lokasi kejadian.
Karena itu, penguatan Damkarmat Kutim tidak cukup hanya melalui dukungan armada dan peralatan. Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai menjadi kebutuhan yang berjalan beriringan agar setiap pos memiliki kemampuan respons yang lebih kuat.
Dengan dukungan personel yang lebih ideal, Damkarmat diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh wilayah pelayanan Kutim. Sebab, kebakaran dan keadaan darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons cepat dengan kekuatan tim yang memadai. (Adv/Kominfo)
