
SANGATTAPOS – Program Rumah Bersama Indonesia (RBI) yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur mulai menunjukkan peran strategis sebagai pusat aktivitas anak dan keluarga. RBI dirancang tidak hanya sebagai ruang bermain, tetapi juga sebagai tempat edukasi, kreativitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala DP3A Kutim menjelaskan, keberadaan RBI memberikan wadah aman bagi anak-anak untuk bermain dan belajar, sekaligus menjadi sarana orang tua dan masyarakat berinteraksi serta mengembangkan potensi ekonomi.
“RBI itu tempat berkegiatan, berkreasi, bermain, dan berinteraksi. Semua anggota keluarga bisa mendapatkan manfaat di sini,” ujarnya.
Saat ini, dua RBI telah disiapkan di Town Hall KPC dan Venue Sangatta. DP3A menargetkan pengembangan empat lokasi lainnya dalam beberapa tahun ke depan. Setiap lokasi dirancang lengkap dengan fasilitas bermain anak, pojok baca, ruang ASI, serta ruang untuk pelatihan ekonomi dan kreatifitas warga.
Program ini juga diharapkan menekan angka kenakalan remaja dengan menyediakan aktivitas positif yang menarik bagi anak-anak dan remaja.
“Selain itu, kegiatan di RBI difokuskan pada pembentukan karakter anak serta sosialisasi nilai-nilai perlindungan perempuan dan anak,” ujar Idham.
Kepala DP3A Kutim menegaskan, keberhasilan RBI membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan media untuk menyebarkan informasi kegiatan.
Dengan sinergi ini, RBI bisa menjadi ikon Kabupaten Kutai Timur yang ramah anak dan keluarga, sekaligus menciptakan lingkungan aman dan edukatif bagi generasi muda. (Adv)
