
SANGATTAPOS — Dinas Perhubungan Kutai Timur (Dishub Kutim) menyiapkan program strategis untuk menghadirkan Penerangan Jalan Umum (PJU) Pintar dan Aman pada tahun 2027. Program ini merupakan bagian dari dukungan Dishub terhadap visi pemerintah daerah melalui agenda “Kutim Terang”. Infrastruktur penerangan berbasis teknologi akan menjadi fondasi utama dalam pembangunan kota yang modern. Dishub menargetkan implementasi bertahap di seluruh kecamatan.
Kepala Dishub Kutim, Poniso Suryo Renggono, menjelaskan bahwa revitalisasi PJU akan dimulai dari wilayah Sangatta Utara dan Selatan. Setelah itu, pengembangan dilakukan ke kecamatan lainnya sesuai kebutuhan dan kepadatan aktivitas warga. Sistem Smart Light yang direncanakan akan memungkinkan pemantauan otomatis berbasis sensor. Dengan teknologi ini, efisiensi energi dan keamanan lingkungan dapat meningkat secara signifikan.
“Selain memperindah kota, PJU pintar ini juga akan meningkatkan keamanan warga serta mendukung aktivitas ekonomi malam hari,” ujarnya.
Poniso menyebut penerangan yang memadai menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang publik yang nyaman. Keberadaan teknologi pintar juga akan mempercepat respons jika terjadi gangguan atau kerusakan lampu. Semua upaya diarahkan agar kualitas layanan penerangan makin optimal.
Dishub Kutim juga akan menggandeng berbagai pihak dalam proses revitalisasi. Poniso menuturkan bahwa program ini diharapkan memberi efek ganda bagi masyarakat, mulai dari menekan potensi kriminalitas hingga mendorong ekonomi malam. UMKM diproyeksikan menjadi sektor yang paling merasakan dampak positif. Program ini juga dinilai berpeluang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama dengan BUMN dan pihak swasta.
“Kami akan memetakkan titik-titik pemasangan dan membaginya dalam zona untuk memaksimalkan cakupan,” jelasnya.
Zonasi diperlukan agar pengembangan PJU dapat dilakukan secara terukur dan terarah. Dengan pemetaan yang akurat, Dishub dapat menyesuaikan kebutuhan tiap kawasan. Hal ini sekaligus memudahkan pengawasan dan pemeliharaan.
Sebelumnya, Dishub telah menggelar rapat koordinasi dengan Bapenda, Bappeda, BPKAD, PUPR, Perkim, dan Kabag SDA untuk menyelaraskan data PJU yang ada. Langkah tersebut memastikan revitalisasi berjalan tepat sasaran berdasarkan kondisi lapangan yang sebenarnya.
Dishub Kutim menegaskan komitmennya menghadirkan infrastruktur modern yang aman, efisien, dan mendukung ekonomi malam. Program ini menjadi bagian penting dalam pembangunan Kutai Timur yang lebih terang dan lebih aman. (Adv)
