
SANGATTAPOS – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur meningkatkan pengawasan terhadap sistem proteksi kebakaran di berbagai fasilitas publik. Melalui Kepala Bidang Pencegahan, Adriansyah, menegaskan bahwa pengawasan kali ini dilakukan lebih ketat dari sebelumnya. Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh fasilitas publik memiliki perlindungan kebakaran yang baik. Hotel dan puskesmas menjadi dua lokasi yang saat ini menjadi fokus inspeksi rutin.
Adriansyah menjelaskan bahwa kondisi sistem proteksi kebakaran memiliki peranan penting dalam menjaga keselamatan masyarakat. Banyak fasilitas publik yang dianggap belum maksimal dalam perawatan alat keselamatan kebakarannya. Karena itu, pemeriksaan berkala dinilai sangat diperlukan untuk menilai kondisi teknis di lapangan. Setiap temuan nantinya akan dicatat sebagai dasar evaluasi terhadap pengelola fasilitas.
“Kami melakukan inspeksi secara rutin untuk memeriksa kondisi alat pemadam api ringan (APAR), sistem sprinkler, alarm kebakaran, dan jalur evakuasi di hotel dan puskesmas,” pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa tim juga mengecek kelayakan instalasi dan ketersediaan titik kumpul darurat. Semua komponen harus dipastikan siap digunakan sewaktu-waktu. Dengan begitu, risiko korban jiwa saat insiden dapat diminimalisir.
Selain itu, tim inspeksi juga memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan kerusakan atau ketidaksesuaian. Menurutnya, beberapa fasilitas masih kurang memperhatikan perawatan sistem proteksi secara berkala. Hal ini dianggap berbahaya mengingat potensi kebakaran bisa terjadi kapan saja.
“Kami tidak segan-segan memberikan teguran bahkan sanksi jika pengelola tidak melakukan perbaikan sesuai rekomendasi,” tegasnya.
Disdamkartan berharap, langkah ini dapat mendorong pengelola fasilitas publik lebih disiplin dalam memelihara perlengkapan proteksi kebakaran. Kesadaran kolektif dari pengelola dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman. Peningkatan standar keamanan juga menjadi salah satu target dalam upaya pencegahan kebakaran. Pemeriksaan pun akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Pengawasan ketat ini diharapkan meningkatkan keamanan bagi pengunjung hotel dan pasien puskesmas. Dengan sistem proteksi yang terawat, potensi kebakaran besar dapat ditekan sejak dini. Masyarakat juga diimbau lebih peka terhadap tanda-tanda bahaya kebakaran. Pemerintah memastikan langkah pencegahan seperti ini akan terus dilakukan demi keselamatan bersama. (Adv)
