
SANGATTAPOS.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan pembinaan bagi anak muda di Desa Selangkau untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata. Pembinaan tersebut diarahkan tidak hanya pada promosi, tetapi juga kesiapan pelayanan kepada pengunjung.
Dinas Pariwisata Kutim, melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Khairunisanur, mengatakan generasi muda di Selangkau akan diberikan pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam pengelolaan destinasi.
“Di Desa Selangkau itu kita akan melakukan pembinaan terhadap anak-anak mudanya,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan akan melibatkan penggiat pariwisata dari daerah lain yang telah memiliki pengalaman dalam mengembangkan destinasi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat lokal.
“Jadi nanti kita undang teman-teman dari daerah lain yang sudah mengembangkan destinasi untuk berbagi pengalaman,” katanya.
Materi pembinaan antara lain berkaitan dengan pembuatan konten kreatif untuk promosi. Kemampuan tersebut dinilai dapat membantu masyarakat memperkenalkan potensi wisata Selangkau melalui berbagai platform digital.
Namun, Khairunisanur menegaskan pengelolaan destinasi tidak cukup hanya mengandalkan promosi. Kesiapan kawasan dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan juga menjadi bagian penting.
“Namanya destinasi itu prinsip kita kan nyaman, aman,” katanya.
Karena itu, fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan untuk pertolongan pertama dan fasilitas umum yang memenuhi standar perlu menjadi perhatian. Kesiapan tersebut diperlukan agar wisatawan memperoleh pengalaman yang baik selama berada di kawasan destinasi.
Khairunisanur mengatakan pembelajaran dari daerah lain diharapkan memberikan gambaran praktis mengenai kebutuhan wisatawan serta cara mengelola destinasi secara lebih baik.
“Jadi mereka bisa belajar langsung bagaimana mengelola destinasi dan bagaimana memberikan pelayanan kepada pengunjung,” jelasnya.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, anak muda di Selangkau diharapkan dapat menjadi bagian dari pengelolaan destinasi. Pengetahuan yang diperoleh juga dapat menjadi modal untuk mengembangkan potensi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat setempat.
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pariwisata mempersiapkan sumber daya manusia lokal seiring dengan perkembangan kunjungan wisata di Selangkau. (Adv/Kominfo)
