Sangattapos.com
Advertorial Berita Pemerintahan

Baru Menjabat, Supiansyah Langsung Tancap Gas, Fasilitas Desa Muara Wahau Dikebut Rampung

Keterangan Foto: Proses pembangunan Kantor Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kutim, sebagai bagian dari upaya pemerintah desa memulihkan dan meningkatkan fasilitas pelayanan bagi masyarakat. (Foto/Kades Muara Wahau)

SANGATTAPOS.COM, MUARA WAHAU – Baru delapan bulan menjabat sebagai Kepala Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Supiansyah Gazali langsung tancap gas mempercepat pembangunan sejumlah fasilitas desa. Mulai dari kantor desa, Balai Pertemuan Umum (BPU), Posyandu, fasilitas PKK, kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga panggung seni dan budaya di alun-alun desa, pengerjaannya terus didorong agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Percepatan pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya memulihkan fasilitas yang terdampak kebakaran pada 2024 sekaligus mendukung aktivitas pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat. Supiansyah menargetkan kantor desa sudah mulai difungsikan pada 1 November 2026.

“Ya, kantor desa tanggal 1 November tahun ini sudah kita fungsikan,” kata Supiansyah.

Tak berhenti pada kantor desa, pembangunan BPU juga ditargetkan rampung pada pertengahan November. Sementara itu, fasilitas Posyandu, PKK, dan kantor BPD turut menjadi bagian dari pekerjaan yang terus dikebut.

“BPU desa pertengahan bulan November selesai. Ini Posyandu, PKK dan kantor BPD,” ujarnya.

Berdasarkan progres pekerjaan di lapangan, bangunan BPU telah memasuki tahap plamir, sedangkan pengerjaan Posyandu berlanjut pada pengecoran tiang. Adapun panggung seni dan budaya yang berada di kawasan alun-alun desa menjadi fasilitas pendukung aktivitas masyarakat, khususnya untuk kegiatan kesenian, pelestarian budaya, dan berbagai acara kemasyarakatan.

Supiansyah mengungkapkan, dirinya dilantik pada Februari 2026. Artinya, saat ini ia baru sekitar delapan bulan memimpin Desa Muara Wahau. Meski demikian, ia berupaya memaksimalkan waktu untuk mendorong pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan warga.

“Saya dilantik bulan Februari 2026, jadi baru menjabat delapan bulan. Saya gaspol,” tegasnya.

Penyelesaian fasilitas tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kantor desa mendukung pelayanan administrasi, BPU menjadi ruang pertemuan warga, Posyandu menunjang pelayanan kesehatan, sedangkan fasilitas PKK dan kantor BPD mendukung pemberdayaan keluarga serta fungsi kelembagaan desa.

Sementara itu, panggung seni dan budaya di alun-alun diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kesenian lokal, menjaga tradisi, dan memperkuat kebersamaan warga.

Dengan sejumlah pembangunan yang terus berjalan, Pemerintah Desa Muara Wahau menargetkan fasilitas dapat diselesaikan dan difungsikan secara bertahap sesuai jadwal, sehingga pelayanan publik dan aktivitas masyarakat semakin optimal. (So2)

Related posts

Berdayakan Petani Perempuan, PT Indexim Coalindo Raih Penghargaan Platinum di ISDA 2023

administrator

Dishub Kutim Perkuat Rambu Lalu Lintas untuk Tekan Risiko Kecelakaan

administrator

Listrik Masuk Desa Swarga Bara, Peluang Usaha UMKM Meningkat

administrator