
SANGATTAPOS.COM – Geopark Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah memasuki tahapan lanjutan dalam proses menuju penetapan sebagai Geopark Nasional. Tim verifikasi telah melakukan kunjungan langsung ke kawasan untuk melihat kondisi sejumlah potensi yang menjadi bagian dari pengajuan tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Mahriadi, mengatakan proses verifikasi lapangan telah dilaksanakan oleh tim yang ditugaskan untuk melakukan penilaian terhadap kawasan Geopark.
“Tim verifikasi udah datang,” kata Mahriadi.
Menurutnya, verifikasi tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, tetapi juga dengan melihat langsung kondisi kawasan di lapangan. Tim melakukan kunjungan untuk memperoleh gambaran mengenai potensi dan kondisi Geopark yang diajukan.
“Menilai, berkunjung langsung,” lanjutnya.
Mahriadi menjelaskan, tahapan verifikasi tersebut menjadi bagian dari proses menuju penetapan status Geopark Nasional. Setelah kunjungan lapangan dilakukan, pemerintah daerah kini menunggu tahapan berikutnya dari pemerintah pusat.
“Penetapannya nanti Oktober,” ujarnya.
Ia menyebut proses penetapan tersebut berkaitan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara untuk penerbitan surat keputusan mengenai status Geopark, waktunya masih menunggu proses lebih lanjut.
“SK-nya mungkin tahun depan,” kata Mahriadi.
Menurutnya, selesainya tahapan verifikasi lapangan menjadi bagian dari perkembangan pengajuan Geopark Kutim. Pemerintah daerah masih menunggu hasil dan keputusan dari pemerintah pusat mengenai status kawasan tersebut.
“Sekarang kita menunggu proses selanjutnya dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kutim tetap mendorong pengenalan potensi Geopark kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar keberadaan kawasan dengan potensi alam dan budaya tersebut semakin dikenal serta dapat mendukung arah pengembangan pariwisata daerah.
Proses menuju penetapan Geopark Nasional menjadi bagian dari langkah Kutim mengembangkan potensi wisata berbasis kekayaan alam, budaya dan kawasan yang dimiliki daerah. (Adv/Kominfo)
