Sangattapos.com
Advertorial Berita Diskominfo

Dari Fotografer hingga Penari, Event Kutim Hidupkan Banyak Profesi Kreatif

SANGATTAPOS.COM – Setiap event yang digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ternyata membuka ruang bagi beragam profesi kreatif untuk ikut bergerak. Bukan hanya pelaku UMKM, kegiatan juga melibatkan fotografer, videografer, musisi, penari hingga penyedia jasa pendukung acara.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutim, Akhmad Rifanie, mengatakan keterlibatan berbagai subsektor tersebut menunjukkan luasnya ekosistem ekonomi kreatif dalam sebuah kegiatan.

“Fotografer, videografer, sound system, musik, penari, kemudian UMKM, semuanya ikut,” ungkapnya.

Menurut Rifanie, kebutuhan penyelenggaraan sebuah event menciptakan peluang bagi banyak pelaku untuk menawarkan jasa dan keahlian mereka. Berbagai kebutuhan teknis maupun hiburan dapat menjadi ruang kerja bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.

Penyelenggaraan kegiatan, misalnya, membutuhkan panggung, tata suara, tenda, dokumentasi hingga hiburan. Pada saat yang sama, pelaku kuliner dan UMKM dapat memanfaatkan keramaian pengunjung untuk memperkenalkan serta menjual produk mereka.

“Dalam satu event itu banyak sekali yang bisa terlibat, bukan hanya yang tampil di panggung,” jelas Rifanie.

Fotografer dan videografer mendapatkan peluang melalui jasa dokumentasi, sedangkan musisi dan penari memperoleh ruang untuk menampilkan karya. Penyedia sound system, dekorasi dan jasa pendukung lainnya juga ikut mendapatkan manfaat dari berlangsungnya kegiatan.

Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa event dapat menjadi salah satu ruang pertemuan antara kebutuhan penyelenggara dengan kemampuan pelaku ekonomi kreatif.

Dinas Pariwisata Kutim terus mendorong keterlibatan pelaku lokal dalam berbagai agenda yang diselenggarakan. Selain membuka peluang pekerjaan, keikutsertaan dalam event juga dapat membantu pelaku memperluas jaringan dan memperkenalkan karya kepada masyarakat.

Rifanie berharap semakin banyak kegiatan yang memberikan ruang kepada pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor. Dengan demikian, event tidak hanya menjadi agenda hiburan atau seremonial, tetapi ikut menghidupkan berbagai profesi kreatif sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat Kutim. (Adv/Kominfo)

Related posts

HARKESAL, Lanal Sangatta Gelar Khitanan Massal: Palaksa: Sasar Warga Tak Mampu

administrator

Irwan Terus Usulkan Pembangunan Rusun

administrator

PDD ke-5 di Bengalon, Arfan Dorong Demokrasi Digital dan Pengawasan Publik yang Transparan

administrator