
SANGATTAPOS.COM – Peningkatan layanan air limbah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur pemerintah. Kondisi sanitasi di tingkat rumah tangga juga menjadi bagian penting dalam menentukan capaian pelayanan tersebut.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Leli, mengatakan pengelolaan air limbah rumah tangga harus dilakukan melalui sistem yang memenuhi standar. Mulai dari fasilitas toilet, septic tank hingga proses pembuangan dan pengelolaan limbah perlu diperhatikan.
“Mulai dari WC sampai septic tank dan sistem pembuangannya juga harus sesuai standar. Itu masuk dalam kategori layak,” ujarnya.
Menurut Leli, keberadaan toilet saja belum cukup untuk menunjukkan bahwa pengelolaan air limbah rumah tangga telah memenuhi standar. Sistem pengolahan dan pembuangan limbah juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Karena itu, kondisi septic tank menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan masyarakat. Selain dibangun sesuai standar, septic tank juga membutuhkan pemeliharaan melalui penyedotan secara berkala.
“Kalau septic tank-nya sudah sesuai standar, kemudian dilakukan penyedotan secara rutin, itu akan mendukung peningkatan layanan,” katanya.
Menurutnya, penyedotan rutin diperlukan untuk menjaga agar sistem pengolahan limbah tetap berfungsi. Pengelolaan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian layanan air limbah yang perlu diperkuat secara berkelanjutan.
PUPR pun mendorong peningkatan sanitasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas di masing-masing rumah hingga pengelolaan lumpur tinja. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan penerapan sanitasi yang memenuhi standar di tingkat masyarakat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Cipta Karya dalam meningkatkan pelayanan dasar sekaligus mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang air limbah di Kutim.
Dengan keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengelola fasilitas sanitasi rumah tangga, peningkatan layanan air limbah diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan. (Adv/Kominfo)
