Sangattapos.com
Advertorial Berita Diskominfo

Dispar Kutim Ingatkan Promosi Wisata Jangan Bikin Wisatawan Kecewa

SANGATTAPOS.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengingatkan pelaku wisata agar tidak berlebihan dalam membuat konten promosi destinasi. Daya tarik yang ditampilkan melalui media sosial maupun kanal promosi lainnya harus tetap menggambarkan kondisi yang dapat ditemukan wisatawan saat berkunjung.

Dinas Pariwisata Kutim, melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Khairunisanur, mengatakan kreativitas dalam membuat konten tetap diperlukan, tetapi informasi yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Apa yang kita promosikan itu harus sesuai. Jadi bukan sekadar menampilkan sesuatu yang dapat menjadi kebohongan publik,” ujarnya.

Menurutnya, konten promosi memang perlu dibuat menarik agar mampu mengundang perhatian calon wisatawan. Namun, penyajian tersebut tidak seharusnya membuat gambaran mengenai sebuah destinasi berbeda jauh dari kondisi sebenarnya.

Ia mencontohkan sebuah destinasi yang terlihat bersih dan menarik dalam konten promosi, tetapi wisatawan justru menemukan kondisi berbeda ketika tiba di lokasi. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi pengalaman sekaligus kepercayaan pengunjung.

“Jadi artinya apa yang kita promosikan itu harus sesuai,” katanya.

Khairunisanur menilai kejujuran dalam promosi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan wisatawan. Ketika informasi yang diterima calon pengunjung sejalan dengan kondisi di lapangan, pengalaman wisata yang diperoleh juga dapat menjadi modal promosi berikutnya.

Wisatawan yang merasa mendapatkan pengalaman sesuai dengan informasi yang diterima berpotensi kembali berkunjung. Mereka juga dapat menceritakan pengalaman tersebut kepada keluarga, teman maupun melalui media sosial.

“Wisatawan yang datang itu akan menjadi kader kita untuk mempromosikan berikutnya,” ujarnya.

Karena itu, pelaku wisata didorong tidak hanya mengejar tingginya jumlah kunjungan melalui konten. Kondisi destinasi, pelayanan dan pengalaman wisatawan juga perlu diperhatikan agar promosi yang dilakukan memberikan dampak jangka panjang.

Dengan pola tersebut, promosi tidak hanya berfungsi menarik perhatian calon wisatawan, tetapi juga membangun kepercayaan dan mendorong wisatawan ikut mengenalkan destinasi Kutim kepada lebih banyak orang. (Adv/Kominfo)

Related posts

Progres PT Kayan Signifikan

administrator

Dishub Kutim Akan Tindak Tegas Truk Tanpa Penutup

administrator

Pos Okbibab Mengajar Anak-Anak di Kelas Terbuka

administrator