
SANGATTAPOS – Pengurus bulutangkis Kutai Timur terus fokus melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di level nasional. Hal tersebut disampaikan Direktur Turnamen Sirnas C Piala Bupati Kutim 2026, Aang Syahrudin, saat memberikan pandangannya terkait perkembangan bulutangkis di Kutim.
“Untuk Kutim sendiri periode ini itu cuma pembenahan saja. Periode yang sekarang ini ya, 2025-2029 itu pembenahan. Nanti paling bisa kita lihat hasilnya itu di periode 2029-2033,” ujar Aang, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, target jangka pendek yang saat ini dijalankan adalah memperkuat fondasi kompetisi internal agar atlet-atlet muda memiliki jam terbang yang cukup sebelum bersaing di level lebih tinggi seperti Sirnas B. Ia menilai banyaknya kompetisi lokal menjadi salah satu kunci penting untuk mencetak atlet berkualitas dan bermental juara.
Aang menegaskan pembinaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Kolaborasi antara klub pemilik atlet, PBSI sebagai organisasi pembina, dan pemerintah daerah sangat diperlukan, terutama dalam mendukung pendanaan kegiatan dan penyelenggaraan turnamen berkualitas.
“Klub pemilik atlet, PBSI adalah cabor yang menaungi klub, dan pemerintah daerah yang ibaratnya men-support dari segi anggaran kegiatan kepada cabor bulu tangkis,” pungkasnya.(*)
