Sangattapos.com
Berita Pemerintahan

Dorong Pembentukan Relawan Kebakaran Desa, Strategi Pencegahan Dini 

SANGATTAPOS — Plt Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutai Timur, Adriansyah, terus mendorong pembentukan relawan kebakaran di tingkat desa sebagai strategi pencegahan dini. Program ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus membangun budaya keselamatan di seluruh wilayah Kutai Timur.

“Kita ingin masyarakat bukan hanya menjadi penerima bantuan, tapi menjadi pelopor keselamatan. Relawan desa bisa menangani kebakaran kecil sejak awal sehingga kerugian dapat diminimalkan sebelum bantuan Damkar tiba,” ujar Adriansyah.

Program relawan desa ini melibatkan pemuda dan perempuan agar lebih aktif mengikuti simulasi penanganan kebakaran, pelatihan penggunaan alat pemadam portabel, serta langkah mitigasi risiko di rumah tangga maupun fasilitas umum. Damkarmat juga menggandeng komunitas lokal dan sektor swasta untuk mendukung peralatan dasar, memperluas edukasi publik, dan memastikan setiap desa memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur keselamatan.

Adriansyah menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa bergantung pada pemerintah semata.

“Keselamatan bukan tanggung jawab satu pihak. Semua harus terlibat mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat di desa,” katanya.

Ia menilai, dengan relawan yang terlatih, dukungan peralatan memadai, serta kegiatan edukasi yang dilakukan secara rutin, Kutai Timur berpeluang memiliki sistem pencegahan kebakaran yang lebih tangguh dan responsif. Upaya ini juga sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kepemimpinan, membangun kepedulian sosial, dan meningkatkan kemampuan menghadapi situasi darurat. (Adv)

Related posts

121 Pengurus PKS Kutim Angkat Sumpah

administrator

Mendekati Pencoblosan, Nama Khairuddin Calon Kades Sangsel Memuncak

administrator

Kutim Siapkan Ruang Khusus untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

administrator