
SANGATTAPOS – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Tenaga Pendidik Pembelajaran Al-Qur’an Metode UMMI yang telah berlangsung selama tiga hari akhirnya ditutup secara resmi pada hari Senin, (21/11/2025) pukul 16.30 Wita di Ballroom Hotel Victoria, Jalan Abd. Wahab Syahrani, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.
Acara penutupan dihadiri lebih dari 50 peserta guru dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan se-Kutai Timur. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh semangat.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul dalam acara penutupan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode UMMI dengan penuh kesehatan dan kebahagiaan,” ujarnya.
Mulyono menekankan bahwa bimtek dan sertifikasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi ikhtiar strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kutai Timur.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kompetensi guru Al-Qur’an di sekolah maupun lembaga pendidikan,” jelasnya.
Metode UMMI yang diterapkan menekankan prinsip bacaan tartil, pembelajaran yang menyenangkan, serta ketuntasan belajar. Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan anak-anak tidak hanya membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami maknanya secara mendalam.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan bimtek dan sertifikasi. Suasana penuh kegembiraan menyelimuti ballroom saat para guru menerima sertifikat mereka, disambut sorakan dan tepuk tangan para hadirin.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kutai Timur, sekaligus mendorong guru untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran yang efektif dan menyenangkan. (Adv)
