Sangattapos.com
Berita Pemerintahan

DPPKB Kutim Perkuat SIRUP Lewat BIMTEK

SANGATTAPOS.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat tata kelola pengadaan dengan menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) penguatan pelaksanaan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (15–16/12/2025), di Ruang Rapat Kantor DPPKB Kutim.

Membuka kegiatan, Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menyampaikan penekanan tegas kepada seluruh peserta agar mengikuti BIMTEK dengan niat belajar, bukan sekadar formalitas. Ia mengingatkan, kehadiran dalam kegiatan semacam ini harus menghasilkan peningkatan kapasitas dan pemahaman yang nyata.

“Yang paling penting dari BIMTEK ini adalah ilmu yang didapat dan bisa diterapkan, bukan sekadar hadir karena uang harian atau laporan ke pimpinan,” ujarnya.

Ia juga mendorong peserta untuk aktif, mencatat hal penting, serta menjalin komunikasi dengan narasumber agar kendala teknis di kemudian hari dapat diselesaikan dengan cepat. Menurutnya, pengulangan BIMTEK tanpa keseriusan hanya akan menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau sudah berkali-kali ikut tapi tidak ada yang nyantol, berarti niatnya yang salah. Ini yang membuat kualitas SDM tidak berkembang,” tegasnya.

Selain itu, Achmad Junaidi menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara atasan dan bawahan, serta perlunya rapat evaluasi rutin setiap pekan guna meminimalisasi miskomunikasi, khususnya dalam proses perencanaan dan pengadaan.

Sementara itu, Plt Sekretaris DPPKB Kutim, BB Partomuan, menjelaskan bahwa SIRUP merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP). Melalui BIMTEK ini, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait konsep dan regulasi RUP 2026, kemampuan teknis mengidentifikasi kebutuhan, serta penyusunan perencanaan yang akurat dan tepat waktu.

“Peserta juga dilatih langsung menginput dan mengumumkan RUP melalui SIRUP sesuai ketentuan dan batas waktu yang berlaku,” jelasnya.

Kegiatan yang dibiayai melalui DIPA DPPKB Kutim Tahun 2025 ini dilaksanakan secara luring dengan metode pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Narasumber berasal dari LPSE Setkab Kutai Timur, yakni Fadliansyah dan Ardi Agviedjoemidhal, dengan peserta yang melibatkan pejabat pembuat komitmen, pokja pemilihan, pengelola pengadaan, serta staf teknis terkait.

Melalui BIMTEK ini, DPPKB Kutim berharap perencanaan pengadaan ke depan semakin tertib, transparan, dan mampu mendukung efektivitas belanja pemerintah daerah. (*)

Related posts

Achmad Junaidi, Paparkan Delapan Jurus Pemerintah Tekan Angka Stunting

administrator

Sinergi Pemerintah, Swasta, dan Lembaga Sosial Percepat Penurunan Stunting di Kutai Timur

administrator

Kesehatan Merah Putih, Tulus Melayani Masyarakat Senggi

administrator