Sangattapos.com
Berita Pemerintahan

Disperindag Kutim Intensifkan Pengawasan Harga Menjelang Akhir Tahun

SANGATTAPOS — Menjelang akhir tahun 2025, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur Nora Ramadani, meningkatkan pengawasan harga bahan pokok untuk mencegah lonjakan yang membebani masyarakat.

Nora juga menyampaikan, kenaikan harga biasanya terjadi saat hari besar keagamaan dan libur panjang karena permintaan meningkat.

Lebih lanjut, nora melakukan pemantauan setiap kali lonjakan harga terjadi melalui sistem digital yang terkoneksi dengan pasar rakyat di seluruh kecamatan.

“Jika kenaikan karena gangguan pasokan, kami langsung menyiapkan alternatif distribusi,” ujarnya.

Pengawasan dilakukan bersama Satgas Pangan dan bagian perekonomian, termasuk kerja sama dengan Bulog agar stok beras tetap stabil.

Sebelumnya, lonjakan harga cabai rawit sempat terjadi pertengahan tahun 2025 akibat gagal panen dan gangguan distribusi dari Jawa dan Sulawesi. Tim Disperindag segera merespons dengan mencari pasokan pengganti agar kenaikan tidak berlangsung lama.

Selain itu, Disperindag menekankan pentingnya pemantauan harga digital agar respon terhadap lonjakan cepat dan efektif. Sistem ini memungkinkan instansi terkait mengetahui penyebab kenaikan harga, sehingga inflasi dapat dikendalikan.

“Tujuan kami memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan masyarakat tidak dirugikan. Pengawasan ketat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah Kutai Timur menjaga daya beli warga,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi spekulasi harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah yang sangat terdampak fluktuasi pasar. (Adv)

Related posts

Perkuat Kedekatan, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Berbagi Pakaian Layak di Kampung Okyop

administrator

Marak Permintaan Hidran, Ketua DPRD Jimmi: Sedia Payung Sebelum Hujan

webmaster

Listrik Masuk Desa Swarga Bara, Peluang Usaha UMKM Meningkat

administrator