
SANGATTAPOS — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kutai Timur (Kutim), terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui program kemah remaja yang diselenggarakan di sekolah binaan. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, peduli sosial, dan cinta tanah air.
Program kemah remaja mencakup kegiatan edukatif, latihan kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila. Siswa diajak berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar, belajar bekerja sama dalam tim, dan memahami pentingnya tanggung jawab sosial.
“Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas dan energi positif,” ungkap Yusuf.
Melalui Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik BakesbangpolbKutim, Muhammad Yusufyah menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga edukasi digital dan literasi sosial. Anak-anak diajarkan bagaimana menangkal informasi hoaks, memahami bahaya narkoba, dan mengedepankan perilaku yang membangun masyarakat.
Program tersebut melibatkan guru, tokoh masyarakat, dan orang tua untuk memastikan pembelajaran berlangsung optimal. Dengan pendekatan ini, generasi muda memahami peran mereka sebagai warga negara yang aktif menjaga keharmonisan dan keamanan daerah.
“Hasil awal menunjukkan peningkatan kesadaran nasionalisme di kalangan peserta. Mereka menjadi lebih peduli terhadap lingkungan, mampu mengambil keputusan bijak, dan memahami nilai-nilai persatuan,” bebernya.
Kesbangpol berharap program kemah remaja yang menjadi agenda rutin tersebut, memperluas jangkauan ke seluruh sekolah binaan di Kutai Timur, sehingga generasi muda terus tumbuh menjadi agen perubahan yang positif dan berkontribusi bagi pembangunan daerah serta kelangsungan nilai-nilai kebangsaan. (Adv)
